Tanda V-Belt Harus Diganti Ini 5 Cirinya, Jangan Tunggu Sampai Putus
Tanda V-Belt Harus Diganti Ini 5 Cirinya, Jangan Tunggu Sampai Putus

Tanda V-Belt Harus Diganti Ini 5 Cirinya, Jangan Tunggu Sampai Putus

Februari 5, 2022

Tanda V-Belt Harus Diganti Ini 5 Cirinya, Jangan Tunggu Sampai Putus

Tanda V-Belt Harus Diganti – Van belt atau v-belt adalah salah satu komponen untama dalam motor matic anda, Sama dengan komponen penting lainnya pada motor matic, v-belt bisa juga mengalami periode pergantian secara berkala apalgi kondisi spare partnya sudah dalam kondisi retak bahkan mau putus, motor matic anda bisa saja mendadak berhenti.

Saat sebelum putus dan mencelakakan pengendara motor, sebaiknya segera lakukan pergantian v-belt bila kelihatan telah pada kondisi aus. seperti apakah tanda v-belt harus diganti yang sudah dalam kondisi diujung tanduk atau tinggal menunggu putus saja? Yuk kita bahas resikonya, supaya kita bisa berjaga diri.

Tanda V-Belt Harus Diganti Dan Mau Putus

ganti part
5 Tanda V-Belt Harus Diganti

Ada cara-cara termudah untuk mengenal v-belt yang hendak putus. Seharusnya, ketahui pertanda berikut ini saat sebelum v-belt betul-betul mencelakakan pengendara dan putus ditengah jalan.

Tanda V-Belt Harus Diganti Pertama, akan ada bunyi di bagian box CVT yang terdengan saat akselerasi awal kendaraan digunakan. seterusnya, akan kedengar bunyi seperti decitan di bagian CVT sesaat sesudah motor akan berjalan.

Tanda V-Belt Harus Diganti Ke-2 , tarikan pada motor akan berasa kasar dan kaku. Biasanya, tarikan motor yang normal akan berasa lancar dan lembut. Dan bila v-belt akan putus, tarikan motor akan berasa keras seperti baru keluar dari rendaman air banjir.

BACA JUGA:  Software Akuntansi Kledo, Software Akuntansi Online Pilihan Bengkel

Tanda V-Belt Harus Diganti ke-3 ialah di saat motor ada di kecepatan tinggi, jalan akan berasa tidak mulus dan susah. Dalam masalah ini akan ada seperti rasa kampas kopling telah mencapai titik penghabisan dan RPM akan alami peningkatan sesaat tapi kecepatan motor tidak alami penambahannya.

Pertanda lain yang kerap jadi dasar untuk ketahui keadaan v-belt dengan mengetahui ada getaran pada motor. Tetapi, getaran pada motor yang disebabkan karena v-belt tidak dapat menjadi dasar khusus karena getaran dapat lenyap sesudah beberapa saat.

Pemicu V-Belt Gampang Putus

5 Tanda V-Belt Harus Diganti
5 Tanda V-Belt Harus Diganti

Kenyataannya, ada faktor-faktor yang mengakibatkan van belt motor gampang putus, bahkan juga walau umur pemakaiannya belum lama. Banyak orang berpikiran jika jarak menempuh ialah pemicu utamanya. Kenyataannya, jarak menempuh tidak memberikan dampak besar pada v-belt.

Aspek terpenting yang mengakibatkan v-belt gampang putus ialah akselerasi atau beban kerja pada belt yang terlampau berlebihan. Disamping itu, ada factor lain yang ikut memengaruhi keadaan dari v-belt.

Saat mesin pada kondisi yang tidak sempurna selanjutnya motor dipakai pada jalanan yang ekstrim, v-belt akan alami pengurangan peranan secara otomatis. Terkait dengan itu, elemen lain yang kerap diacuhkan walau sebenarnya memiliki peran yang sangat penting ialah pelumas.

Pemulasan pada transmisi gearbox atau CVT sebagai hal yang paling penting. Ditambah pada motor matic yang mempunyai transmisi berlainan dengan motor biasa. Bila proses pemulasan dilalaikan demikian saja dan tidak terurus, elemen akan geret hingga v-belt motor jadi lebih berat.

Bila v-belt pada motor memikul beban yang berat, keadaan v-belt akan makin gampang putus dan lebih buruk. Jika motor berasa lebih berat dan sabuk CVT menyusut dan makin molor, cepatlah menukar v-belt pada motor.

Umur Penggunaan V-Belt

Sama seperti seperti produk atau barang secara umum, v-belt mempunyai umur atau usia penggunaannya sendiri. Biasanya, optimal usia penggunaan v-belt cuman pada jarak 25.000-30.000 kilometer. Apabila sudah capai angka ini, sebaiknya pemakai selekasnya menukar v-belt.

BACA JUGA:  Memahami Peran Ball Joint Mobil dalam Keselamatan Berkendara

Terutama bila pemilik kendaraan sebagai seorang yang menyukai lakukan perjalanan turing atau jauh. Motor yang terus-terusan dipakai untuk perjalanan jauh seperti turing akan membuat perform dari v-belt makin alami pengurangan.

Sebagai panduan, Anda dapat lakukan pengujian atau servis teratur tiap beberapa waktu sekali atau tiap jarak menempuh alami tambahan sampai 6000 kilometer. Hal ini bermanfaat untuk bersihkan kotoran yang ada di v-belt motor.

5 Tanda V-Belt Harus Diganti
5 Tanda V-Belt Harus Diganti

Tanda V-Belt Harus Diganti

Bila pada point pertama kali telah diberi pertanda v-belt yang hendak putus pada motor biasa, ini kali ulasan pertanda v-belt yang hendak putus pada motor matic. Berikut pertanda pada motor matic yang mengisyaratkan v-belt telah saatnya ditukar.

1. Tarikan Motor Tidak Senyaman Pada Umumnya

Biasanya, motor matic mempunyai tarikan yang lancar dan lembut. Tetapi, bila mendadak tarikan jadi kasar dan menyusut, bisa saja pemicunya ialah v-belt yang telah saatnya ditukar karena ingin putus
V-belt Mulai Alami Perpecahan
Bukan hanya jalinan saja yang alami perpecahan, van belt motor dapat alami perpecahan apabila sudah waktunya ditukar. Untuk menyaksikan perpecahan ini, Anda bisa memperhatikan lekukan yang membuat huruf V di bagian motor yang bergerigi.

2. Mengganti V-Belt Tiap Kelipatan 15.000 km

Pada intinya, periode aktif atau usia penggunaan v-belt memanglah tidak dapat dipersamakan satu dengan lain. Tetapi, seharusnya ubahlah v-belt sama yang baru sesudah masuk kelipatan 15.000 kilometer.

Sama seperti produk pelumas pada artikel sebelumnya yang membahas tentang rekomendasi oli motor matic terbaik di indonesia dimana usia pemakaian oli standar sampai dengan 2500KM-3000KM hanya dengan X-TEN yang mampu bertahan sampai dengan 5000KM perjalanan.

3. Langkah Membuat V-Belt Lebih Tahan lama dan Tidak Gampang Putus

Sesudah ketahui pertanda dan pemicu v-belt gampang putus, Anda perlu pahami dan mengaplikasikan cara-cara di bawah ini untuk membikin v-belt jadi lebih awet. Dengan begitu, Anda tak perlu sering menukar v-belt.

BACA JUGA:  Scanner Motor Injeksi OBD2 Terbaik di Tahun 2023, Ini Daftarnya!

4. Memberikan V-Belt Cairan Khusus yang Bisa Menambahkan Umurnya

Bila Anda ke bengkel, ada cairan-cairan yang hendak mendukung usia v-belt supaya tidak gampang putus dan masih tetap tahan lama walau telah lama dipakai. Cairan ini mempunyai peranan sebagai pelancar untuk v-belt.

Istilahnya, cairan yang Anda beri akan membuat v-belt jadi lebih lekat dan tidak mudah rapuh. Meskipun begitu, dalam pemberiannya juga perlu mengaplikasikan tehnik tertentu. Anda harus memasangkan cairan di bagian pinggir van belt, tidak di sisi yang bergerigi.

5. Sebisa Jauhi Aksesori Racing

Aksesori racing memanglah bisa membuat motor kelihatan lebih berpenampilan dan kece. Tetapi, aksesori racing dapat memberi dampak negatif pada motor Anda. Sisi tambahan pada motor yang tidak standard akan membuat elemen lain alami kerusakan.

Terutama bila aksesori racing yang dipakai benar-benar tidak mempunyai kemiripan dengan elemen lain pada motor, kerusakan tidak dapat dihindarkan lagi. Seharusnya, hati-hatilah saat menentukan aksesori untuk motor kecintaan Anda

5 Tanda V-Belt Harus Diganti
5 Tanda V-Belt Harus Diganti

6. Berlaku Santun dan Patuhi Ketentuan Berkendaraan

Berlaku santun yang diartikan di sini ialah tidak boleh sukai permainkan kendaraan sesenang hati Anda. Satu diantaranya ialah tidak boleh memutar handle gas secara tiba-tiba untuk membuat akselerasi motor jadi lebih cepat.

Lebih bagus berkendaraan dengan santun dan perlahan-lahan supaya v-belt yang dipakai mempunyai umur yang lebih panjang. Ini karena v-belt yang terus-terusan diambil secara tiba-tiba hingga bisa memendekkan umur v-belt

7. Memakai Motor Secara ‘Normal’

Sering Kita mengutak-atik motor dan memakai motor secara abnormal atau mengubahnya supaya kelihatan lebih berpenampilan dan kece. Kenyataannya, rutinitas ini justru membuat motor bisa lebih cepat hancur dan v-belt jadi tidak normal.

Van belt sebagai salah satunya sisi motor yang memiliki peran benar-benar fundamental dan penting. Tanpa v-belt, motor tidak jalan seperti mestinya. Oleh karena itu, rutin-rutinlah memeriksa v-belt buat menghindar ada kerusakan atau bahkan juga sampai mencelakakan pengendara dan putus.

Add a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

About Us

Torque
Torque
Blog Editor

Menulis bukan sekedar hoby, tapi menjadikan tulisan ada di halaman #1 pencarian Google (SERP) merupakah sesuatu yang tidak dapat dinilai dengan apapun. Karena menjadi yang terbaik adalah sebuah keinginan bukan cita-cita yang bisa dicapai hanya dengan rebahan.

Business Partner

Listing Terbaru

Bengkel Nawilis Ban Bogor, Spesialis Spooring Balancing
Hubungi Kami
General Service
Specialist

Newsletter

Subscribe newsletter kabar bengkel untuk mendapatkan informasi diskon produk dan artikel baru kami

Cari bengkel mobil terdekat di kota mu kini lebih mudah dengan situs kabarbengkel.com, pilih jaringan bengkel di sini dan nikmati pengalaman servis yang lebih baik dengan berbagai dukungan dari bengkel ternama dan modern di kota mu.
Open Chat
1
Kabar Bengkel Dotcom
Hallo Kak 👋
Ada yang bisa kami bantu?